Calisthenics
(atau kadang disebut juga "calisthenic exercise") adalah latihan
fisik yang menggunakan berat badan sendiri dan gerakan tubuh yang biasanya
dilakukan tanpa alat tambahan atau mesin fitness. Latihan calisthenics dapat
meliputi berbagai gerakan seperti push-up, sit-up, pull-up, squat, dan plank,
dan dapat dilakukan di mana saja tanpa perlu peralatan khusus. Calisthenics
sering kali digunakan sebagai latihan tambahan atau rutin latihan utama oleh
atlet, tentara, dan anggota kepolisian untuk meningkatkan kekuatan,
keseimbangan, kelenturan, dan koordinasi tubuh secara keseluruhan. Selain itu,
latihan calisthenics juga menjadi semakin populer sebagai bentuk latihan fisik
yang efektif dan menantang di kalangan orang-orang yang ingin meningkatkan kesehatan
dan kebugaran mereka.
Penelitian Tentang Calistenic
Beberapa
penelitian dan jurnal telah membahas tentang manfaat dari latihan calisthenics.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Journal of Exercise
Rehabilitation pada tahun 2018 menyimpulkan bahwa latihan calisthenics secara
signifikan meningkatkan kekuatan, daya tahan otot, kelenturan, dan keseimbangan
tubuh pada peserta penelitian.
Penelitian
lain yang dilakukan oleh jurnal International Journal of Kinesiology and Sports
Science pada tahun 2019 menunjukkan bahwa latihan calisthenics juga dapat
membantu meningkatkan kesehatan kardiorespirasi, mengurangi risiko obesitas,
dan meningkatkan kualitas hidup seseorang.
Secara
keseluruhan, calisthenics dianggap sebagai salah satu bentuk latihan yang cukup
efektif dalam meningkatkan kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan tubuh tanpa
perlu peralatan khusus.
Apakah Calistenic berawal dari orang
kekurangan secara ekonomi dan finansial uang untuk ke gym?
Saya
pribadi pernah melihat komentar dari platform Tiktok. Ada sebuah postingan calistenic dan si komentar mengatakan
“Sejarah kalistenik itu ada karena dimulai dari orang yang memiliki
keterbatasan ekonomi atau secara finansial” kemudian saya mulai mencari
penelitian, jurnal atau sebagai sumber lainnya. Tetapi yang saya simpulkan
adalah.
Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa calisthenics secara khusus berasal dari
orang kekurangan finansial/ekonomi atau orang yang kekurangan uang untuk pergi
ke gym. Namun, calisthenics memang dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai
macam alat seadanya, seperti tali, batu, atau benda-benda yang dapat ditemukan
di sekitar lingkungan, sehingga dapat dilakukan secara gratis tanpa perlu
membayar biaya gym atau alat olahraga khusus. Oleh karena itu, beberapa orang
mungkin memilih untuk melakukan calisthenics karena alasan finansial, tetapi
banyak orang juga melakukan calisthenics karena dianggap sebagai cara yang
efektif untuk membentuk tubuh dan meningkatkan kebugaran secara keseluruhan.
Sejarah Dan Asal-Usul Calisthenic
Calisthenics
memiliki sejarah yang panjang dan berasal dari berbagai budaya di seluruh
dunia. Kata "calisthenics" sendiri berasal dari bahasa Yunani
"kalos", yang berarti "indah", dan "sthenos",
yang berarti "kekuatan".
Pada
zaman kuno, para atlet di Yunani kuno melakukan latihan calisthenics untuk
mempersiapkan diri untuk Olimpiade dan pertempuran. Di India, senam dikenal
sebagai "vyayam" dan digunakan dalam praktik yoga untuk membantu
membangun kekuatan dan kelenturan tubuh. Sementara itu, di Cina, senam disebut
"qigong" dan digunakan untuk mengembangkan keseimbangan, koordinasi,
dan kekuatan.
Pada
abad ke-19, konsep senam sebagai suatu bentuk olahraga berkembang di Eropa dan
Amerika. Beberapa metode senam yang populer pada saat itu meliputi Swedish
gymnastics, yang dikembangkan oleh Pehr Henrik Ling, dan calisthenics, yang
diajarkan di sekolah-sekolah dan dianggap sebagai cara yang efektif dan efisien
untuk meningkatkan kekuatan dan kesehatan.
Dan
pada abad ke-19, konsep calisthenics mengalami perubahan dan pengembangan. Pada
masa itu, calisthenics mulai dipopulerkan sebagai bentuk olahraga dan latihan
fisik oleh Dr. Dio Lewis, seorang dokter dan penulis buku olahraga terkenal
pada abad ke-19.
Dr.
Dio Lewis memperkenalkan konsep "New Gymnastics" atau "Light
Gymnastics" yang merupakan konsep latihan fisik yang lebih ringan dan
tidak menggunakan alat berat seperti yang biasa digunakan dalam latihan fisik
pada umumnya. Konsep ini juga lebih fokus pada gerakan yang lebih alami dan
lebih mudah dilakukan oleh orang awam.
Pada
awal abad ke-20, calisthenics mulai digunakan sebagai bagian dari program
pelatihan militer di Amerika Serikat dan Eropa. Selain itu, olahraga ini juga
mulai diadopsi oleh sekolah-sekolah sebagai bagian dari program olahraga dan
pendidikan jasmani.
Seiring
berjalannya waktu, calisthenics berkembang menjadi olahraga populer yang tidak
memerlukan peralatan khusus dan dapat dilakukan di mana saja. Hingga saat ini,
calisthenics terus berkembang dan menjadi semakin populer sebagai bentuk
olahraga dan latihan fisik yang dapat dilakukan tanpa alat berat dan dapat
dilakukan di mana saja, sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa harus ke
gym atau memiliki peralatan khusus.
Apa Perbedaan Calistenic dengan
Breakdance
Saya
pribadi jujur, pernah berpikir seperti ini karena mereka melakukan hal sama
yaitu mengangkat beban tubuh mereka
sendiri. Calisthenics dan breakdance memiliki beberapa perbedaan meskipun
keduanya melibatkan gerakan tubuh yang kuat dan fleksibel. Namun yang
membedakan antara lain adalah :
- Fokus gerakan - Calisthenics lebih
fokus pada gerakan angkat beban tubuh dan latihan kekuatan tubuh yang
bertujuan untuk membangun kekuatan dan massa otot, sedangkan breakdance
lebih fokus pada gerakan tarian dan akrobatik.
- Gerakan - Calisthenics melibatkan
gerakan seperti pull-up, push-up, squat, lunge, dan sit-up, sedangkan
breakdance melibatkan gerakan seperti toprock, downrock, power moves, dan
freezes.
- Musik - Calisthenics umumnya
dilakukan dengan musik sebagai pengiring, tetapi tidak ada hubungannya
dengan irama atau ritme tertentu. Sementara itu, breakdance selalu
dilakukan dengan musik rap atau hip hop yang memiliki tempo dan ritme yang
jelas.
- Tujuan - Calisthenics bertujuan untuk
membangun kekuatan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan, sedangkan
breakdance lebih berorientasi pada seni dan keindahan gerakan tubuh.
- Kompetisi - Calisthenics memiliki acara kompetisi seperti Street Workout World Cup, tetapi tidak sepopuler breakdance yang memiliki banyak kompetisi dan turnamen di seluruh dunia seperti Battle of the Year dan Red Bull BC One.
Gerakan calistenic memang sebenarnya sangat banyak dan perpaduannya, saya tidak bisa sebutkan satu persatu. Tetapi ini adalah beberapa gerakan calisthenics yang mungkin ada yang kalian ketahui sampai tidak kalian ketahui:
- Squat
- Lunges
- Jumping jacks
- Push-ups (wide grip, close grip, dll)
- Pull-ups (regular, diamond, archer, pike, dll)
- Chin-ups
- Dips
- Leg raises
- Sit-ups
- Crunches
- Planks
- Burpees
- Mountain climbers
- Bear crawls
- Crab walks
- Inverted rows
- Wall walks
- Muscle-ups
- Front lever
- Back lever
- Planche
- Human flag
- Pistol squats
- Jump squats
- Single leg hops
- Jumping lunges
- L-sit
- V-sit
- Windshield wipers
- Russian twists
- Glute bridges
- Superman hold
- Hollow body hold
- Lateral jumps
- Tuck jumps
- Dragon flag
- Frog jumps
- Sprawls
- Straddle hold
- Skin the cat
- Handstand
- Cartwheel
- Roundoff
- Back handspring
- Front handspring
- Dan masih banyak lainnya yang tidak bisa di sebutkan satu persatu.
Setiap
bagian latissimus dorsi dapat dilatih dengan latihan tertentu, seperti pull-up
dan lat pulldown untuk pars thoracis, lat pulldown dengan tangan lebar untuk
pars cervicalis, dan barbell row untuk pars lumborum. Latihan-latihan ini dapat
membantu memperkuat dan membangun otot-otot latissimus dorsi untuk meningkatkan
kekuatan dan bentuk tubuh secara keseluruhan.
Jenis Perlombaan Calisthenic
Sebenarnya
sangat banyak sekali perlombaan Calisthenic, tetapi sumber yang saya temui akan
saya berikan.
Tingkat Dunia:
- World
Calisthenics Organization (WCO) Championship
- World
Street Workout and Calisthenics Federation (WSWCF) Championship
- Battle
of the Bars World Championship
- Ultimate
Calisthenics Championship
- Calisthenics
Unity Cup (CUC)
- World
Cup of Calisthenics
- World
Freestyle Calisthenics Championship (WFCC)
- World
Urban Games (WUG)
- World
Power Calisthenics Championship (WPCC)
- Streetlifting
World Championship (SWC)
- International
Freestyle Calisthenics Championship (IFCC)
- Street
Workout World Cup (SWWC)
- World
Outdoor Calisthenics Championship (WOCC)
- World
Calisthenics and Street Workout Cup (WCSWC)
- World
Barstarzz Championship (WBC)
- World
Superhuman Sports Federation (WSSF)
- World
Kenguru Pro Championship (WKPC)
- International
Street Workout and Calisthenics Federation (ISWCF)
America:
- National
Street Workout and Calisthenics Federation (NSWCF)
- Battle
of the Bars USA Championship
- West
Coast Calisthenics Championships
- World
Street Workout and Calisthenics Federation Americas (WSWCF-Americas)
- National
Street Workout and Calisthenics Federation USA (NSWCF-USA)
- United
States Calisthenics Federation (USCF)
- Calisthenics
Pro League (CPL)
Asia:
- Asia
Calisthenics Championship (ACC)
- Calisthenics
and Street Workout Philippines Championship
- World
Street Workout and Calisthenics Federation Asia Championship
- Asia
Fitness and Physique Sports Championship (AFPC)
- National
Street Workout and Calisthenics Championship India
- Japan
Calisthenics Association
- Calisthenics
and Street Workout Philippines
- Calisthenics
and Street Workout Malaysia
- Indonesian
Street Workout and Calisthenics Championship
Europe:
- European
Street Workout and Calisthenics Federation (ESWCF) Championship
- World
Street Workout and Calisthenics Federation European Championship
- Battle
of the Bars European Championship
- Street
Workout European Championship (SWEC)
- Calisthenics
Unity Cup Europe (CUCE)
- European
Street Workout Championship (ESWC)
- European
Championship of Street Workout and Calisthenics (ECSWC)
- World
Street Workout and Calisthenics Federation Europe (WSWCF-Europe)
- European
Calisthenics Cup (ECC)
- World
Calisthenics Organization Europe (WCO Europe)
- European
Calisthenics Battle (ECB)
Indonesia :
- Indonesia
Calisthenics Battle (ICB)
- Indonesia
Street Workout & Calisthenics Championship (ISCC)
- Indonesia Barstarzz Championship (IBC)
