Mengonsumsi
kopi sebagai pre workout sebelum gym adalah praktik umum yang dilakukan oleh
banyak orang. Kopi mengandung kafein yang bisa membantu meningkatkan energi,
fokus, dan konsentrasi selama latihan.
Namun,
perlu diingat bahwa efek kafein bisa bervariasi dari orang ke orang tergantung
pada dosis yang dikonsumsi, sensitivitas individu terhadap kafein, dan
kebiasaan konsumsi kafein sehari-hari. Konsumsi kafein yang berlebihan bisa
menyebabkan efek samping seperti kecemasan, jantung berdebar, dan sulit tidur.
Oleh
karena itu, jika ingin mencoba konsumsi kopi sebagai pre workout sebelum gym,
sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi untuk
mengetahui dosis yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan tubuh kamu. Selain itu,
pastikan untuk tetap mengonsumsi air putih yang cukup selama dan setelah
latihan untuk menjaga kecukupan hidrasi tubuh.
Kopi
yang paling umum digunakan sebagai pre-workout adalah kopi hitam yang
mengandung kafein. Kafein merupakan zat yang memiliki efek stimulan pada sistem
saraf pusat, sehingga dapat meningkatkan fokus, kewaspadaan, dan performa
fisik. Namun, perlu diingat bahwa setiap orang memiliki sensitivitas yang
berbeda terhadap kafein, sehingga takarannya dapat bervariasi.
Sebagai
panduan umum, konsumsi kopi sekitar 30-60 menit sebelum latihan dengan takaran
kafein sekitar 3-6 mg/kg berat badan dapat meningkatkan performa fisik. Sebagai
contoh, untuk seseorang yang memiliki berat badan 70 kg, dosis kafein yang
dianjurkan adalah sekitar 210-420 mg.
Takaran
yang direkomendasikan untuk kafein dalam pre-workout bervariasi tergantung pada
berbagai faktor seperti berat badan, toleransi individu terhadap kafein, dan
jenis aktivitas fisik yang dilakukan. Namun, umumnya disarankan untuk
mengonsumsi sekitar 3-6 mg kafein per kg berat badan sekitar 30-60 menit
sebelum latihan.
Sebagai
contoh, untuk seseorang yang memiliki berat badan 70 kg, dosis yang
direkomendasikan adalah sekitar 210-420 mg kafein. Namun, perlu diingat bahwa
setiap orang berbeda dan terdapat individu yang lebih sensitif terhadap kafein
atau memiliki kondisi kesehatan tertentu yang membatasi konsumsi kafein. Oleh
karena itu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum
mengonsumsi kafein sebagai pre-workout.
Namun,
sebaiknya kamu juga memperhatikan batasan konsumsi kafein yang aman, yakni
tidak lebih dari 400 mg per hari atau sekitar 4 cangkir kopi hitam. Konsumsi
kafein yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti jantung berdebar,
gelisah, sakit kepala, dan insomnia. Oleh karena itu, pastikan untuk
mengonsumsi kopi dengan takaran yang sesuai dengan toleransi tubuh kamu.
Apakah saya perlu membeli kopi 80
ribu untuk memulai workout?
Tidak
perlu. Harga kopi tidak selalu menentukan kualitas atau efektivitasnya sebagai
pre-workout. Ada banyak merek kopi yang dapat digunakan sebagai pre-workout
dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, dosis dan cara penyajian juga
dapat memengaruhi efek pre-workout dari kopi.
Harga
kopi yang murah untuk memulai ngegym ataupun workout lainnya dapat bervariasi
tergantung pada daerah dan jenis kopi yang dipilih. Namun, untuk harga kopi
yang relatif terjangkau, biasanya kopi bubuk yang dijual di toko-toko bahan
makanan atau pasar tradisional bisa menjadi pilihan. Harga kopi bubuk ini
bervariasi tergantung pada merek dan kualitasnya. Harga kopi bubuk yang murah
bisa di bawah Rp 50.000 per kilogram (INGAT PER KILOGRAM BUKAN PERGELAS HAHA).
Namun, pastikan untuk memilih kopi bubuk yang berkualitas dan sesuai dengan
selera kamu.
Penelitian Mengenai Kopi sebagai
Pre-Workout
Beberapa
penelitian telah dilakukan untuk meneliti hubungan antara konsumsi kopi dan
kinerja saat latihan di gym. Berikut beberapa penjelasan dan temuan dari
beberapa penelitian tersebut:
- Penelitian yang diterbitkan dalam
Journal of Strength and Conditioning Research pada tahun 2013 menunjukkan
bahwa minum kopi sebelum latihan dapat meningkatkan kekuatan dan daya
tahan otot pada latihan angkat beban.
- Sebuah penelitian tahun 2015 yang
diterbitkan dalam International Journal of Sport Nutrition and Exercise
Metabolism menunjukkan bahwa konsumsi kopi sebelum latihan dapat
meningkatkan fokus dan konsentrasi selama latihan.
- Penelitian yang diterbitkan dalam
Journal of Applied Physiology pada tahun 2008 menunjukkan bahwa minum kopi
sebelum latihan dapat meningkatkan waktu hingga kelelahan selama latihan,
sehingga memungkinkan seseorang untuk melatih lebih lama dan dengan
intensitas yang lebih tinggi.
Namun,
perlu diingat bahwa setiap orang memiliki toleransi yang berbeda terhadap
kafein. Sebaiknya mulai dengan dosis rendah dan secara bertahap meningkatkan
dosis jika diperlukan. Selain itu, konsumsi kopi yang berlebihan dapat
menyebabkan efek samping seperti gelisah, kelelahan, dan gangguan tidur. Oleh
karena itu, penting untuk tidak mengonsumsi terlalu banyak kopi dan
memperhatikan reaksi tubuh kita terhadap kafein.
Sejarah Kopi Sebagai Pre-Workout
Sejarah
penggunaan kopi sebagai pre-workout sebelum gym tidak memiliki catatan sejarah
yang spesifik. Namun, penggunaan kopi sebagai stimulan sudah dikenal sejak
ribuan tahun yang lalu di wilayah timur tengah dan Afrika, tempat kopi pertama
kali ditemukan.
Pada
awalnya, biji kopi digunakan sebagai makanan dan diolah menjadi bubuk untuk
dijadikan minuman. Di beberapa budaya, kopi dianggap sebagai minuman yang
memberikan efek menenangkan dan membantu meningkatkan konsentrasi.
Pada
abad ke-20, kopi mulai digunakan sebagai suplemen pre-workout karena efeknya
yang mampu meningkatkan energi dan fokus. Kandungan kafein dalam kopi telah
terbukti meningkatkan performa atletik, baik dalam olahraga aerobik maupun
anaerobik.
Namun,
perlu diingat bahwa penggunaan kopi sebagai pre-workout sebelum gym harus
dilakukan dengan bijak dan sesuai dengan takaran yang tepat. Konsumsi kopi dalam
jumlah yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti kecemasan, sakit
kepala, dan gangguan pencernaan.
