Lower
chest atau dada bawah adalah bagian dada yang terletak di bawah puting susu. Lower
chest merujuk pada bagian bawah otot dada atau pectoralis major. Otot dada
adalah salah satu otot yang sering dilatih dalam program latihan angkat beban
karena memberikan bentuk yang estetis dan kekuatan pada tubuh bagian atas.Membentuk
lower chest memiliki beberapa manfaat, di antaranya adalah:
- Meningkatkan simetri tubuh: Latihan
untuk mengembangkan lower chest dapat memberikan bentuk dada yang lebih
seimbang dan simetris, terutama jika upper chest sudah cukup besar.
- Meningkatkan daya angkat: Lower chest
juga merupakan bagian penting dari otot dada yang membantu meningkatkan
daya angkat pada latihan angkat beban seperti bench press, push up, dan
chest fly.
- Meningkatkan kesehatan jantung:
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa latihan untuk membentuk otot dada
dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko
penyakit jantung.
- Menurunkan risiko cedera: Sebuah
studi pada tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal of Strength and
Conditioning Research menunjukkan bahwa pelatihan otot lower chest dapat
membantu mengurangi risiko cedera pada olahraga yang membutuhkan gerakan
pushing, seperti bench press.
- Meningkatkan kekuatan: Sebuah
penelitian pada tahun 2019 yang diterbitkan dalam Journal of Exercise
Rehabilitation menunjukkan bahwa pelatihan otot lower chest dapat
meningkatkan kekuatan dan daya tahan pada push up dan bench press.
- Meningkatkan postur tubuh: Sebuah
studi pada tahun 2017 yang diterbitkan dalam Journal of Physical Therapy
Science menunjukkan bahwa pelatihan otot lower chest dapat membantu
meningkatkan postur tubuh dan mengurangi risiko sakit punggung.
- Menjaga keseimbangan otot: Otot lower
chest dapat membantu menjaga keseimbangan otot pada bagian atas tubuh dan
mencegah terjadinya kelebihan penggunaan otot pada bagian lain.
- Menambah estetika tubuh: Membentuk
otot lower chest juga dapat membantu memberikan bentuk tubuh yang lebih
simetris dan proporsional.
Namun,
perlu diingat bahwa manfaat-manfaat tersebut masih perlu dikonfirmasi lagi
dengan penelitian yang lebih luas dan terkontrol. Selain itu, pelatihan otot
lower chest juga sebaiknya dilakukan dengan metode yang benar dan konsisten,
serta disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan kemampuan fisik masing-masing
individu
Apakah Decline Bench Press efektif?
Mengapa orang mengatakan hanya membuang waktu?
Decline
bench press sebenarnya tidak dikatakan "tidak efektif", namun beberapa ahli kebugaran berpendapat bahwa decline bench
press tidak selalu perlu dilakukan dalam rutinitas latihan dada.
Alasan
utama di balik pandangan ini adalah bahwa otot-otot dada bawah, yang biasanya
dianggap sebagai target dari decline bench press, juga dapat dilatih dengan
gerakan lain yang lebih fokus pada area tersebut. Misalnya, push-up dengan
posisi tangan lebih rendah dan peck deck machine dapat membantu melatih otot
dada bawah tanpa harus melakukan decline bench press.
Namun,
meskipun demikian, decline bench press tetap dapat menjadi pilihan latihan yang
baik untuk melatih dada secara keseluruhan, terutama jika dilakukan dengan
teknik yang benar dan dengan beban yang sesuai. Hal ini disebabkan oleh fakta
bahwa gerakan ini memungkinkan kamu untuk menempatkan beban lebih besar pada
dada bawah dan tricep, yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan otot.
Dalam
hal ini, penting untuk dicatat bahwa setiap latihan tunggal tidak akan
memberikan hasil yang optimal. Sebaliknya, variasi latihan dan rutinitas yang
disesuaikan dengan tujuan latihan individu adalah yang terbaik untuk mencapai
hasil yang diinginkan.
Berikut
adalah beberapa contoh latihan untuk melatih otot lower chest:
- Decline Bench Press: Dalam latihan
ini, kamu akan menggunakan bench yang membungkus bagian bawah tubuhmu.
Latihan ini memungkinkan kamu untuk menekankan lebih pada otot lower
chest. Lakukan gerakan bench press dengan beban yang tepat untuk
meningkatkan kekuatan dan ukuran ototmu.
- Dumbbell Pullover: Latihan ini
dilakukan dengan berbaring pada bench datar dengan satu dumbbell di
tanganmu. Letakkan dumbbell di atas kepalamu dan turunkan perlahan hingga
merasakan regangan pada otot dada bawah. Angkat kembali dumbbell ke posisi
awal dan ulangi gerakan.
- Decline dumbbell press: Sebuah
latihan angkat beban yang dilakukan dengan menggunakan dumbbell dan bench
yang miring ke bawah (decline bench). Pada latihan ini, kamu akan
berbaring dengan posisi kepala lebih rendah dari pinggang dan kaki
diletakkan di tempat yang stabil atau diikat pada decline bench. Lalu,
pegang dumbbell dengan posisi tangan menghadap ke depan dan lakukan
gerakan angkat dengan fokus pada otot dada bagian bawah.
- Cable Crossover: Dalam latihan ini,
kamu menggunakan kabel yang terpasang pada alat latihan untuk melatih otot
lower chest. Berdiri dengan kedua tangan memegang pegangan kabel, kemudian
tarik pegangan ke depan tubuhmu hingga lenganmu menyatu. Lepaskan pegangan
secara perlahan dan ulangi gerakan.
- Dips: Latihan ini dilakukan dengan
menggunakan parallel bar atau dip bar. Letakkan kedua tanganmu pada bar
dan turunkan tubuhmu hingga lenganmu membentuk sudut 90 derajat. Angkat
tubuhmu kembali ke posisi awal dan ulangi gerakan.
- Feet elevated push up: Letakkan kedua
kaki di atas benda yang lebih tinggi dari lantai, seperti kursi atau
bangku. Ini akan menambah sudut kemiringan tubuh dan menempatkan lebih
banyak beban pada lower chest.
- Push-up dengan posisi tangan lebih
rendah: Lakukan push-up dengan posisi tangan lebih rendah dari pada posisi
bahu. Hal ini akan menekankan otot dada bagian bawah. Lakukan gerakan
push-up secara rutin untuk memperkuat ototmu.
- Close grip push up: Tempatkan kedua
tangan dalam posisi yang lebih dekat dari lebar bahu, sehingga fokus beban
akan lebih pada tricep dan lower chest.
- Dumbbell floor press: Berbaring
dengan punggung datar di lantai dan letakkan dumbbell di kedua sisi tubuh kamu.
Angkat kedua dumbbell ke arah atas dengan lengan lurus, lalu turunkan
kembali hingga lengan kamu menyentuh lantai. Saat mengangkat dumbbell,
fokuskan pada kontraksi pada lower chest.
- Decline Dumbbell Fly: Latihan
kekuatan untuk melatih otot dada (chest) yang fokus pada bagian bawah dada
(lower chest). Latihan ini dilakukan dengan berbaring pada bench decline
(bench miring ke bawah) dengan menggunakan dumbbell. Dumbbell diangkat di
atas dada dengan posisi telapak tangan menghadap satu sama lain, lalu
dikembalikan ke posisi semula dengan gerakan membuka tangan sehingga
lengan membentuk huruf T terbalik. Latihan ini sangat efektif untuk
membentuk otot dada bawah dan juga melatih kestabilan pada punggung bawah.
Namun, seperti latihan lainnya, perlu dilakukan dengan teknik yang benar
dan tidak berlebihan untuk menghindari cedera.