Tidak,
otot core tidak hanya terdiri dari otot abs atau rektus abdominis. Otot core
juga meliputi otot-otot yang berada di sekitar pinggang, panggul, dan tulang
belakang seperti otot multifidus, erector spinae, obliques, dan transversus
abdominis. Selain itu, otot core juga meliputi otot-otot yang membentuk dasar
panggul seperti otot levator ani dan coccygeus. Semua otot-otot ini bekerja
bersama-sama untuk membantu menjaga stabilitas dan keseimbangan tubuh, serta
mendukung gerakan tubuh yang efisien dan kuat.
Otot
core adalah kumpulan otot yang berada di sekitar area panggul dan perut,
termasuk otot-otot di sekitar tulang belakang, panggul, perut, dan panggul
kecil. Otot-otot core berfungsi untuk memberikan stabilitas dan dukungan pada
tubuh, memungkinkan gerakan yang efisien dan efektif, serta melindungi tulang
belakang dan organ dalam tubuh. Selain itu, otot-otot core juga berperan dalam
menjaga postur tubuh dan keseimbangan, serta meningkatkan performa olahraga dan
aktivitas fisik. Otot-otot yang termasuk dalam kelompok otot core antara lain
otot rectus abdominis (otot perut), transversus abdominis (otot perut bagian
dalam), erector spinae (otot punggung), multifidus (otot tulang belakang),
obliquus internus dan externus (otot pinggang), serta otot-otot panggul seperti
gluteus maximus (otot pantat), dan lain-lain.
Pembagian
Otot Core:
- Rectus abdominis: otot perut yang
berjalan dari tulang panggul hingga tulang dada. erfungsi untuk membantu
menjaga stabilisasi tulang belakang dan panggul saat bergerak, membantu
membungkuk atau menekuk tubuh ke depan, melindungi organ dalam serta
membantu membentuk postur tubuh.
- Transverse abdominis: otot cincin
yang terletak di sekitar bagian dalam perut, dan berfungsi untuk membantu
menjaga stabilisasi tulang belakang dan panggul saat bergerak, serta
membantu mengencangkan perut.
- Obliquus externus abdominis: otot
perut samping luar yang membantu membungkus dan melindungi organ dalam
serta membantu rotasi tubuh.
- Obliquus internus abdominis: otot
perut samping dalam yang membantu membungkus dan melindungi organ dalam
serta membantu rotasi tubuh.
- Erector spinae: kelompok otot besar
di bagian belakang tulang belakang, yang berfungsi untuk membantu menjaga
stabilisasi tulang belakang saat bergerak, serta membantu mengangkat
tulang panggul dan melibatkan diri dalam gerakan membungkuk atau menekuk, membantu
menjaga keseimbangan tubuh dan memungkinkan gerakan ekstensi tulang
belakang. Otot ini juga membantu mengontrol gerakan fleksor dan ekstensor
tulang belakang.
- Internal Obliques: otot yang terletak
di sekitar pinggang, dan berfungsi untuk membantu menjaga posisi dan
stabilisasi tulang belakang dan panggul saat bergerak, serta membantu
membungkuk atau menekuk tubuh ke samping.
- External oblique: sekelompok otot
yang terletak di sisi tubuh dan berfungsi untuk membantu dalam gerakan
rotasi serta membantu menjaga postur tubuh. Otot ini juga membantu dalam
gerakan fleksor dan ekstensor tulang belakang.
- Multifidus: sekelompok otot kecil
yang terletak di belakang tulang belakang dan berfungsi untuk membantu
menjaga stabilitas tulang belakang serta melindungi dari cedera. Otot ini
membantu mengontrol gerakan fleksor dan ekstensor tulang belakang.
- Quadratus lumborum: otot yang
terletak di bagian bawah tulang rusuk dan di atas tulang pinggul. Fungsi
otot ini adalah membantu menjaga posisi dan stabilisasi tulang belakang
saat bergerak, serta membantu mengangkat tulang panggul.
- Serratus anterior: sekelompok otot
yang terletak di bawah lengan dan berfungsi untuk membantu menjaga postur
tubuh, membantu dalam gerakan lengan, serta mempertahankan stabilitas
tulang belakang dan bahu.
- Iliopsoas: terdiri dari dua otot,
yaitu otot psoas major dan iliacus, yang membentuk otot panggul dan
terhubung dengan tulang belakang bagian bawah dan panggul. Fungsi utama
dari otot ini adalah membantu dalam gerakan fleksor pinggul dan membantu
menjaga keseimbangan tubuh.
- Iliacus: otot kecil yang terletak di
bagian dalam tulang pinggul, dan berfungsi untuk membantu menjaga posisi
dan stabilisasi tulang belakang saat bergerak, serta membantu mengangkat
tulang panggul.
- Psoas Major: otot besar yang terletak
di bagian depan tulang belakang, dan berfungsi untuk membantu menjaga
posisi dan stabilisasi tulang belakang saat bergerak, serta membantu mengangkat
tulang panggul.
- Pelvic floor: sekelompok otot yang
membentuk dasar panggul dan berfungsi untuk menjaga stabilitas panggul
serta membantu dalam kontrol buang air kecil dan gerakan seksual.
- Longissimus thoracis adalah otot
besar yang terletak di sisi belakang tulang belakang dan membentang dari
leher hingga pinggul. Otot ini membantu memperkuat otot-otot punggung dan
mempertahankan postur tubuh yang baik. Selain itu, otot ini juga terlibat
dalam rotasi dan lateral fleksion tulang belakang.
- Rectus femoris: otot besar yang
terletak di bagian depan paha dan berfungsi sebagai fleksor pinggul serta
membantu dalam gerakan lutut.
- Gluteus maximus: otot besar di bagian
bokong, dan berfungsi untuk membantu menjaga posisi dan stabilisasi tulang
belakang dan panggul saat bergerak, serta membantu mengangkat tulang
panggul dan melibatkan diri dalam gerakan berjalan, berlari, atau
melompat.
- Hip abductors: otot pinggul luar yang
membantu menjaga postur tubuh, membantu gerakan pinggul, dan
mempertahankan posisi tubuh yang stabil.
- Hip adductors: otot pinggul dalam
yang membantu menjaga postur tubuh, membantu gerakan pinggul, dan
mempertahankan posisi tubuh yang stabil.
Abs
adalah kependekan dari "abdominal muscles" atau otot perut. Otot-otot
ini berada di sekitar perut dan membantu menjaga posisi tubuh serta mendukung
gerakan pada bagian tubuh lainnya. Otot perut terdiri dari beberapa bagian,
seperti rectus abdominis, obliques, dan transversus abdominis, yang bekerja
bersama-sama untuk membantu membentuk dan menstabilkan tubuh. Kekuatan dan
kekencangan otot abs juga sering dikaitkan dengan penampilan fisik yang menarik
dan tingkat kebugaran yang tinggi.
Contoh
latihan untuk Core:
- Plank: Latihan yang dilakukan dengan
posisi tubuh membentuk garis lurus dari bahu hingga tumit, menggunakan
tangan dan jari kaki sebagai titik tumpu. Melatih otot perut dan punggung
bagian bawah.
- Side plank: Latihan side plank
melatih otot-otot core, termasuk otot pinggang dan punggung. Cara
melakukan side plank adalah dengan menempatkan satu siku dan satu kaki di
lantai, kemudian mengangkat tubuh sehingga membentuk garis lurus dari
kepala hingga kaki yang tidak menyentuh lantai.
- Sit-Up: Gerakan yang dilakukan dengan
cara berbaring dan menekuk tubuh dari posisi terentang ke posisi duduk,
melatih otot perut.
- Leg Raise: Gerakan yang dilakukan
dengan mengangkat kaki dari posisi terentang, melatih otot perut dan paha.
- Hanging leg raise: Gantung di bar
horizontal dengan tangan dan angkat kedua kaki ke atas secara bersamaan,
kemudian turunkan kaki dengan kontrol.
- Russian Twist: Gerakan yang dilakukan
dengan cara duduk dan memutar tubuh ke kanan dan kiri secara bergantian,
melatih otot perut dan pinggang.
- Bicycle Crunch: Gerakan yang
dilakukan dengan cara berbaring dan membungkuk membentuk posisi duduk,
kemudian menekuk lutut bergantian sambil menggerakkan bahu dari kanan ke
kiri, melatih otot perut.
- Standing Cable Wood Chop: Gerakan
yang dilakukan dengan cara menarik tali kabel dengan tangan dari atas
kepala hingga ke bawah tubuh, melatih otot perut, punggung, dan pinggang.
- Deadlift: Latihan angkat beban yang
melibatkan otot-otot tubuh bagian bawah dan otot core sebagai stabilisator
tubuh.
- Pallof Press: Gerakan yang dilakukan
dengan cara menekan bola medis dari samping tubuh dengan tangan, melatih
otot core dan keseimbangan.
- Kettlebell swing: Latihan kettlebell
swing melatih otot-otot core, termasuk otot pinggang dan punggung. Cara
melakukan kettlebell swing adalah dengan memegang kettlebell dengan kedua
tangan dan melakukan gerakan seperti ayunan dengan melibatkan otot perut
dan punggung.
- Bird Dog: Gerakan yang dilakukan
dengan cara menarik lutut ke dada dan lengan ke atas pada posisi crawling,
bergantian antara sisi kanan dan kiri tubuh, melatih otot perut, punggung,
dan pinggang.
- Cable crunch: Duduk di bawah mesin
kabel dengan tali di atas kepala, kemudian ambil tali dan tarik ke bawah
dengan bantuan otot perut.
- Mountain climber: Mulai dalam posisi
push-up, angkat satu kaki dan bawa ke arah dada, lalu kembalikan ke posisi
awal dan ganti kaki yang lain secara bergantian.
- Flutter kicks: Berbaring dengan
punggung rata, angkat kedua kaki ke atas dengan lutut sedikit tekuk, lalu
kocok kaki secara bergantian dengan kecepatan yang sama.
- Dead bug: Berbaring dengan punggung
rata, angkat kedua kaki dan tangan, kemudian letakkan tangan di atas lutut
dan tekan lutut ke arah perut bergantian.
- Standing cable rotation: Latihan
standing cable rotation melatih otot-otot core, termasuk otot pinggang dan
punggung. Cara melakukan standing cable rotation adalah dengan menggunakan
alat kabel dan melakukan rotasi tubuh dengan tangan memegang kabel.
- Superman: Latihan superman melatih
otot-otot core, termasuk otot punggung. Cara melakukan superman adalah
dengan berbaring telungkup dan mengangkat lengan dan kaki ke atas secara
bersamaan.
