Apakah Otot Core itu Hanya Abs?

Apakah Otot Core itu Hanya Abs

Tidak, otot core tidak hanya terdiri dari otot abs atau rektus abdominis. Otot core juga meliputi otot-otot yang berada di sekitar pinggang, panggul, dan tulang belakang seperti otot multifidus, erector spinae, obliques, dan transversus abdominis. Selain itu, otot core juga meliputi otot-otot yang membentuk dasar panggul seperti otot levator ani dan coccygeus. Semua otot-otot ini bekerja bersama-sama untuk membantu menjaga stabilitas dan keseimbangan tubuh, serta mendukung gerakan tubuh yang efisien dan kuat.

Otot core adalah kumpulan otot yang berada di sekitar area panggul dan perut, termasuk otot-otot di sekitar tulang belakang, panggul, perut, dan panggul kecil. Otot-otot core berfungsi untuk memberikan stabilitas dan dukungan pada tubuh, memungkinkan gerakan yang efisien dan efektif, serta melindungi tulang belakang dan organ dalam tubuh. Selain itu, otot-otot core juga berperan dalam menjaga postur tubuh dan keseimbangan, serta meningkatkan performa olahraga dan aktivitas fisik. Otot-otot yang termasuk dalam kelompok otot core antara lain otot rectus abdominis (otot perut), transversus abdominis (otot perut bagian dalam), erector spinae (otot punggung), multifidus (otot tulang belakang), obliquus internus dan externus (otot pinggang), serta otot-otot panggul seperti gluteus maximus (otot pantat), dan lain-lain.

Pembagian Otot Core:

  1. Rectus abdominis: otot perut yang berjalan dari tulang panggul hingga tulang dada. erfungsi untuk membantu menjaga stabilisasi tulang belakang dan panggul saat bergerak, membantu membungkuk atau menekuk tubuh ke depan, melindungi organ dalam serta membantu membentuk postur tubuh.
  2. Transverse abdominis: otot cincin yang terletak di sekitar bagian dalam perut, dan berfungsi untuk membantu menjaga stabilisasi tulang belakang dan panggul saat bergerak, serta membantu mengencangkan perut.
  3. Obliquus externus abdominis: otot perut samping luar yang membantu membungkus dan melindungi organ dalam serta membantu rotasi tubuh.
  4. Obliquus internus abdominis: otot perut samping dalam yang membantu membungkus dan melindungi organ dalam serta membantu rotasi tubuh.
  5. Erector spinae: kelompok otot besar di bagian belakang tulang belakang, yang berfungsi untuk membantu menjaga stabilisasi tulang belakang saat bergerak, serta membantu mengangkat tulang panggul dan melibatkan diri dalam gerakan membungkuk atau menekuk, membantu menjaga keseimbangan tubuh dan memungkinkan gerakan ekstensi tulang belakang. Otot ini juga membantu mengontrol gerakan fleksor dan ekstensor tulang belakang.
  6. Internal Obliques: otot yang terletak di sekitar pinggang, dan berfungsi untuk membantu menjaga posisi dan stabilisasi tulang belakang dan panggul saat bergerak, serta membantu membungkuk atau menekuk tubuh ke samping.
  7. External oblique: sekelompok otot yang terletak di sisi tubuh dan berfungsi untuk membantu dalam gerakan rotasi serta membantu menjaga postur tubuh. Otot ini juga membantu dalam gerakan fleksor dan ekstensor tulang belakang.
  8. Multifidus: sekelompok otot kecil yang terletak di belakang tulang belakang dan berfungsi untuk membantu menjaga stabilitas tulang belakang serta melindungi dari cedera. Otot ini membantu mengontrol gerakan fleksor dan ekstensor tulang belakang.
  9. Quadratus lumborum: otot yang terletak di bagian bawah tulang rusuk dan di atas tulang pinggul. Fungsi otot ini adalah membantu menjaga posisi dan stabilisasi tulang belakang saat bergerak, serta membantu mengangkat tulang panggul.
  10. Serratus anterior: sekelompok otot yang terletak di bawah lengan dan berfungsi untuk membantu menjaga postur tubuh, membantu dalam gerakan lengan, serta mempertahankan stabilitas tulang belakang dan bahu.
  11. Iliopsoas: terdiri dari dua otot, yaitu otot psoas major dan iliacus, yang membentuk otot panggul dan terhubung dengan tulang belakang bagian bawah dan panggul. Fungsi utama dari otot ini adalah membantu dalam gerakan fleksor pinggul dan membantu menjaga keseimbangan tubuh.
  12. Iliacus: otot kecil yang terletak di bagian dalam tulang pinggul, dan berfungsi untuk membantu menjaga posisi dan stabilisasi tulang belakang saat bergerak, serta membantu mengangkat tulang panggul.
  13. Psoas Major: otot besar yang terletak di bagian depan tulang belakang, dan berfungsi untuk membantu menjaga posisi dan stabilisasi tulang belakang saat bergerak, serta membantu mengangkat tulang panggul.
  14. Pelvic floor: sekelompok otot yang membentuk dasar panggul dan berfungsi untuk menjaga stabilitas panggul serta membantu dalam kontrol buang air kecil dan gerakan seksual.
  15. Longissimus thoracis adalah otot besar yang terletak di sisi belakang tulang belakang dan membentang dari leher hingga pinggul. Otot ini membantu memperkuat otot-otot punggung dan mempertahankan postur tubuh yang baik. Selain itu, otot ini juga terlibat dalam rotasi dan lateral fleksion tulang belakang.
  16. Rectus femoris: otot besar yang terletak di bagian depan paha dan berfungsi sebagai fleksor pinggul serta membantu dalam gerakan lutut.
  17. Gluteus maximus: otot besar di bagian bokong, dan berfungsi untuk membantu menjaga posisi dan stabilisasi tulang belakang dan panggul saat bergerak, serta membantu mengangkat tulang panggul dan melibatkan diri dalam gerakan berjalan, berlari, atau melompat.
  18. Hip abductors: otot pinggul luar yang membantu menjaga postur tubuh, membantu gerakan pinggul, dan mempertahankan posisi tubuh yang stabil.
  19. Hip adductors: otot pinggul dalam yang membantu menjaga postur tubuh, membantu gerakan pinggul, dan mempertahankan posisi tubuh yang stabil.

Abs adalah kependekan dari "abdominal muscles" atau otot perut. Otot-otot ini berada di sekitar perut dan membantu menjaga posisi tubuh serta mendukung gerakan pada bagian tubuh lainnya. Otot perut terdiri dari beberapa bagian, seperti rectus abdominis, obliques, dan transversus abdominis, yang bekerja bersama-sama untuk membantu membentuk dan menstabilkan tubuh. Kekuatan dan kekencangan otot abs juga sering dikaitkan dengan penampilan fisik yang menarik dan tingkat kebugaran yang tinggi.

Contoh latihan untuk Core:

  1. Plank: Latihan yang dilakukan dengan posisi tubuh membentuk garis lurus dari bahu hingga tumit, menggunakan tangan dan jari kaki sebagai titik tumpu. Melatih otot perut dan punggung bagian bawah.
  2. Side plank: Latihan side plank melatih otot-otot core, termasuk otot pinggang dan punggung. Cara melakukan side plank adalah dengan menempatkan satu siku dan satu kaki di lantai, kemudian mengangkat tubuh sehingga membentuk garis lurus dari kepala hingga kaki yang tidak menyentuh lantai.
  3. Sit-Up: Gerakan yang dilakukan dengan cara berbaring dan menekuk tubuh dari posisi terentang ke posisi duduk, melatih otot perut.
  4. Leg Raise: Gerakan yang dilakukan dengan mengangkat kaki dari posisi terentang, melatih otot perut dan paha.
  5. Hanging leg raise: Gantung di bar horizontal dengan tangan dan angkat kedua kaki ke atas secara bersamaan, kemudian turunkan kaki dengan kontrol.
  6. Russian Twist: Gerakan yang dilakukan dengan cara duduk dan memutar tubuh ke kanan dan kiri secara bergantian, melatih otot perut dan pinggang.
  7. Bicycle Crunch: Gerakan yang dilakukan dengan cara berbaring dan membungkuk membentuk posisi duduk, kemudian menekuk lutut bergantian sambil menggerakkan bahu dari kanan ke kiri, melatih otot perut.
  8. Standing Cable Wood Chop: Gerakan yang dilakukan dengan cara menarik tali kabel dengan tangan dari atas kepala hingga ke bawah tubuh, melatih otot perut, punggung, dan pinggang.
  9. Deadlift: Latihan angkat beban yang melibatkan otot-otot tubuh bagian bawah dan otot core sebagai stabilisator tubuh.
  10. Pallof Press: Gerakan yang dilakukan dengan cara menekan bola medis dari samping tubuh dengan tangan, melatih otot core dan keseimbangan.
  11. Kettlebell swing: Latihan kettlebell swing melatih otot-otot core, termasuk otot pinggang dan punggung. Cara melakukan kettlebell swing adalah dengan memegang kettlebell dengan kedua tangan dan melakukan gerakan seperti ayunan dengan melibatkan otot perut dan punggung.
  12. Bird Dog: Gerakan yang dilakukan dengan cara menarik lutut ke dada dan lengan ke atas pada posisi crawling, bergantian antara sisi kanan dan kiri tubuh, melatih otot perut, punggung, dan pinggang.
  13. Cable crunch: Duduk di bawah mesin kabel dengan tali di atas kepala, kemudian ambil tali dan tarik ke bawah dengan bantuan otot perut.
  14. Mountain climber: Mulai dalam posisi push-up, angkat satu kaki dan bawa ke arah dada, lalu kembalikan ke posisi awal dan ganti kaki yang lain secara bergantian.
  15. Flutter kicks: Berbaring dengan punggung rata, angkat kedua kaki ke atas dengan lutut sedikit tekuk, lalu kocok kaki secara bergantian dengan kecepatan yang sama.
  16. Dead bug: Berbaring dengan punggung rata, angkat kedua kaki dan tangan, kemudian letakkan tangan di atas lutut dan tekan lutut ke arah perut bergantian.
  17. Standing cable rotation: Latihan standing cable rotation melatih otot-otot core, termasuk otot pinggang dan punggung. Cara melakukan standing cable rotation adalah dengan menggunakan alat kabel dan melakukan rotasi tubuh dengan tangan memegang kabel.
  18. Superman: Latihan superman melatih otot-otot core, termasuk otot punggung. Cara melakukan superman adalah dengan berbaring telungkup dan mengangkat lengan dan kaki ke atas secara bersamaan.
Lebih baru Lebih lama

Ads

Ads