Selengkapnya Tentang Skull Crusher

Selengkapnya Tentang Skull Crusher

Skull crusher adalah latihan kebugaran yang dilakukan dengan menggunakan barbel atau dumbbell atau umumnya dilakukan dengan EZ Bar/Curl Bar atau sebutan lengkapnya EZ Curl Bar. Bar EZ bar adalah barbell dengan bentuk bergelombang atau zigzag pada bagian tengahnya, sehingga memudahkan untuk memegang dan mengurangi tekanan pada pergelangan tangan. Bentuk EZ bar yang ergonomis membuatnya populer digunakan pada latihan tricep seperti skull crusher, tricep curls, dan sebagainya. yang dilakukan dengan berbaring pada bangku dan menekan beban ke arah atas dengan tangan lurus. Gerakan ini menargetkan otot triceps di lengan bagian belakang. Namun, karena melibatkan gerakan yang kompleks, latihan ini dapat memerlukan teknik yang benar untuk menghindari cedera atau kelelahan pada sendi dan otot. Oleh karena itu, disarankan untuk mempelajari gerakan ini dengan baik sebelum mencoba melakukannya dengan beban yang berat.

Berikut adalah cara melakukan skull crusher menggunakan EZ bar:

  1. Berbaring di bangku dengan posisi telentang dan pastikan kepala, leher, dan punggung kamu dalam posisi yang stabil dan nyaman.
  2. Pegang EZ bar dengan kedua tangan, letakkan tangan kamu di atasnya dengan jarak selebar bahu, dan angkat bar ke atas sehingga lengan kamu lurus.
  3. Tekuk siku kamu secara perlahan dan turunkan bar ke arah kepala kamu dengan menjaga siku kamu tetap lurus dan dekat dengan kepala.
  4. Hentikan bar ketika sudah cukup dekat dengan kepala kamu dan perlahan kembalikan bar ke posisi semula dengan mengendalikan gerakan turunnya.
  5. Ulangi gerakan ini untuk beberapa set dengan jumlah repetisi yang sesuai dengan kemampuan kamu.

Penting untuk diingat bahwa teknik yang tepat sangat penting dalam melakukan skull crusher untuk mencegah cedera dan memaksimalkan hasil latihan. Pastikan untuk menjaga posisi tubuh yang stabil dan mengendalikan gerakan turunnya untuk menghindari cedera pada bahu atau siku. Selain itu, pastikan untuk memilih beban yang sesuai dengan kemampuan kamu dan menghindari mengangkat beban yang terlalu berat.

Skull crusher atau tricep extension memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

  1. Meningkatkan kekuatan tricep Latihan skull crusher secara teratur dapat membantu meningkatkan kekuatan dan daya tahan tricep kamu. Hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan kamu untuk melakukan gerakan olahraga lainnya seperti push up, bench press, dan pull up.
  2. Membentuk dan mengencangkan tricep Selain meningkatkan kekuatan tricep, latihan skull crusher juga dapat membentuk dan mengencangkan otot tricep. Hal ini dapat membantu meningkatkan penampilan lengan kamu.
  3. Mengurangi risiko cedera pada bahu Skull crusher juga dapat membantu mengurangi risiko cedera pada bahu. Latihan ini memungkinkan kamu untuk mengisolasi otot tricep tanpa melibatkan bahu, sehingga mengurangi tekanan pada sendi bahu.

Namun, seperti halnya latihan kekuatan lainnya, skull crusher juga memiliki risiko cedera jika tidak dilakukan dengan benar atau dengan beban yang terlalu berat. Oleh karena itu, pastikan untuk mengikuti teknik yang benar dan tidak membebani diri terlalu berat.

Mengapa Namanya “Skull Crusher”

Skull Crusher (juga dikenal sebagai Lying Triceps Extension) merupakan nama dari suatu gerakan latihan yang sering dilakukan dalam program latihan untuk membentuk otot trisep. Nama "skull crusher" mungkin terdengar cukup menyeramkan, namun sebenarnya nama tersebut berasal dari gerakan latihan yang melibatkan menekan beban dengan arah vertikal ke arah kepala, sehingga mirip dengan gerakan menyerang atau menghancurkan tengkorak. Nama tersebut umumnya tidak terkait dengan kecelakaan atau insiden apapun.

Skull crusher merupakan salah satu gerakan latihan pada angkat beban yang fokus pada penguatan otot trisep. Sejarah asal usul nama "skull crusher" sebenarnya tidak diketahui secara pasti, namun diperkirakan berasal dari penampilan gerakan ini yang menyerupai gerakan menghancurkan tengkorak.

Apakah ada Sejarah Skull Crusher?

Tidak ada catatan resmi yang mengungkapkan asal usul pasti dari gerakan Skull Crusher. Namun, gerakan ini sering dikaitkan dengan dunia fisik dan kebugaran.

Gerakan skull crusher diyakini telah dilakukan sejak lama oleh para binaragawan dan atlet angkat beban. Namun, popularitasnya meningkat di era 1980-an ketika banyak orang mulai tertarik pada kebugaran dan kekuatan fisik. Gerakan ini juga menjadi salah satu gerakan yang digunakan dalam kompetisi angkat beban.

Beberapa sumber mengatakan bahwa gerakan ini awalnya dipopulerkan oleh anggota kekuatan udara AS pada awal 1900-an, yang menggunakan gerakan ini untuk melatih otot triceps mereka. Gerakan ini kemudian menyebar ke komunitas angkat beban dan menjadi bagian dari latihan klasik untuk melatih triceps.

Nama "Skull Crusher" sendiri terkait dengan risiko cedera yang mungkin terjadi jika gerakan ini dilakukan dengan cara yang salah atau tanpa pengawasan yang tepat. Ketika dilakukan dengan benar, gerakan ini sebenarnya aman dan efektif untuk melatih otot triceps, tetapi jika dilakukan dengan beban yang terlalu berat atau teknik yang salah, risiko cedera pada kepala atau leher dapat meningkat.

Namun, seiring waktu, beberapa ahli kebugaran dan dokter mulai mempertanyakan keamanan gerakan ini. Beberapa insiden kecelakaan terjadi ketika orang-orang melakukan skull crusher dengan beban yang terlalu berat atau dengan teknik yang salah. Kecelakaan ini dapat mengakibatkan cedera parah pada area kepala dan leher.

Seiring dengan kesadaran akan risiko cedera, para ahli kebugaran mulai mengembangkan alternatif gerakan latihan trisep yang lebih aman, seperti cable pushdown atau dumbbell tricep extension. Namun, skull crusher masih menjadi salah satu gerakan yang dilakukan oleh banyak orang, terutama di antara para binaragawan yang berpengalaman.

Lebih baru Lebih lama

Ads

Ads